Skip to content

Peta Air Minum Gratis di Singapura: Jangan Beli Air Mineral!

“Mas, beneran nih harga air putih di Singapura itu 30 ribu rupiah sebotol?”

Jawabannya: Benar sih, kalau kamu beli di minimarket seperti Seven Eleven, Cheers, atau mesin penjual otomatis di tempat wisata.

Bagi kita orang Indonesia, mengeluarkan uang Rp 30.000-35.000 atau sekitar $2-3 SGD (di supermarket besar bisa dapat lebih murah mulai 50 cent) rata-rata harga cuma untuk sebotol air mineral rasanya ngga ikhlas dunia akhirat. Apalagi kita terbiasa membeli air kemasan gelas seharga seribuan atau botol tanggung seharga tiga ribuan.

Belum lagi nih, cuaca di negeri Singa ini panas terik dan lembap, paling ngga kita butuh minum minimal 2 sampai 3 liter sehari agar tidak dehidrasi atau pingsan saat jalan kaki.

Coba kita hitung sebentar. Kalau kalian liburan selama 4 hari dan minum 3 botol sehari, biaya air minum saja bisa tembus Rp 400.000. Sayang banget, kan? Duit segitu jauh lebih berguna buat beli tiket masuk Gardens by the Bay, beli es krim potong Uncle Chieng (ternyata sekarang udah $2 SGD), atau makan nasi lemak yang enak.

Kabar baiknya, di negara ini kamu bisa menemukan dan mencari air minum gratis di Singapura dan bisa menikmati dengan sepuasnya, asal tahu caranya dan tahu lokasinya.

Di artikel ini, seperti biasa saya akan sharing pengalaman dan membagikan Peta Harta Karun lokasi water fountain (keran air minum) gratis di seluruh Singapura secara detail, mulai dari Bandara Changi, Masjid Sultan, Chinese Garden, sampai Sentosa Island.

Mitos vs Fakta: Aman Nggak Minum Air Keran?

Sebelum jauh sampai membahas lokasi, kita harus meluruskan dulu keraguan sejuta umat ini. “Jorok nggak sih minum dari keran wastafel? Apa perut saya nggak bakal sakit?”

Fakta: Air keran (Tap Water) di Singapura 100% AMAN diminum langsung tanpa dimasak.

Badan air nasional Singapura atau PUB memiliki standar kualitas air yang sangat tinggi, bahkan melebihi standar WHO. Air ini tentunya diproses dengan teknologi yang canggih dan pipanya dirawat secara berkala. Jadi, kalau misalnya kamu melihat warga lokal mengisi botol minum di wastafel toilet bandara atau mall, jangan kaget. Itu hal yang sangat normal dan higienis di sana.

Baca Juga :  Cara Packing Kabin 7 Kg: Liburan Seminggu Tanpa Bagasi (Dijamin Lolos)

Lalu bagaimana dengan rasanya? Bagi lidah orang Indonesia yang terbiasa minum air galon atau air rebusan, mungkin akan merasa ada sedikit rasa kaporit (apa perasaan aku saja ya) yang sangat tipis di air keran biasa. Tapi kalau kamu mengambil air dari Water Fountain (mesin khusus air minum), rasanya jauh lebih segar karena biasanya airnya sudah didinginkan oleh mesin. Rasanya persis air mineral mahal dalam kemasan!

Peta Lokasi Air Minum Gratis di Singapura (Simpan List Ini!)

Berikut adalah lokasi-lokasi strategis untuk mengisi ulang botol minum kamu (Tumbler) secara gratis dan pernah saya coba. Saya sudah mengelompokkannya berdasarkan area wisata agar mudah dicari.

Bandara Changi (Surga Air Minum & Air Panas)

Jangan pernah beli air di Bandara Changi! Bandara terbaik di dunia ini menyediakan air gratis di mana-mana bahkan saat mendekati stasiun MRT.

  • Area Transit & Gate: Hampir di setiap depan toilet (biasanya di lorong dekat pintu masuk toilet), pasti ada water cooler dengan pilihan suhu lengkap. Ada air biasa, air dingin, dan air panas.
  • Tips Hemat Makanan: Nah karena ada fasilitas air panas gratis ini, banyak backpacker cerdas yang membawa Pop Mie atau sereal cup dari tanah air. Tinggal seduh di water dispenser bandara, kamu sudah bisa makan kenyang tanpa beli makanan bandara yang mahal. Tapi meski demikian kalau kamu lakukan ini, kamu juga harus ingat sampah yang dibuang pada tempatnya. Saya sendiri jarang sih makan di area bandara gini.
  • Hub & Spoke: Area penyewaan sepeda dan shower di dekat Terminal 2 ini juga punya titik pengisian air gratis yang bisa diakses umum.

Area Bugis & Kampong Gelam (Masjid Sultan)

Bugis adalah area wajib kunjung turis Indonesia (apalagi mau cari oleh-oleh atau makan halal murah). Tapi karena cuacanya panas dan banyak jalan kaki, kita pasti cepat haus.

  • Masjid Sultan: Ini adalah penyelamat bagi traveler Muslim maupun Non-Muslim. Di area Masjid Sultan, terdapat dispenser air minum gratis yang disediakan untuk jamaah dan pengunjung. Lokasinya biasanya ada di dekat area wudhu atau di dekat pintu masuk samping. Airnya segar dan berkah!
  • Bugis Junction: Di dalam mall ini agak susah cari keran minum, tapi kamu bisa menumpang isi air di Nursing Room atau ruang menyusui jika keadaan darurat dan sepi.
Baca Juga :  Asuransi Perjalanan dan Manfaatnya untuk Pelancong

C. Jurong Lake Gardens (Chinese Garden)

Buat kamu yang suka foto-foto di Pagoda kembar atau jembatan merah yang ikonik, tidak perlu takut kehausan. Area ini cukup luas dan melelahkan untuk dikelilingi, jadi air minum sangat krusial.

  • Titik Lokasi: Di area Chinese Garden dan Japanese Garden yang baru direvitalisasi, terdapat beberapa water cooler. Biasanya terletak di dekat pintu masuk utama (East Entrance/Lakeside MRT) dan di dekat bangunan toilet umum di tengah taman. Bentuknya modern dan airnya dingin.

Tempat Wisata Populer Lainnya

  • Gardens by The Bay: Jangan beli air di booth makanan karena mahal. Jalanlah sedikit ke area Children’s Garden (Taman Anak) atau cari toilet di area Supertree Grove. Di depannya ada keran minum.
  • Universal Studios Singapore (USS): Kabar gembira! Kamu boleh membawa botol kosong masuk ke USS. Di dalam area taman bermain ini, banyak sekali water fountain di dekat antrean wahana dan di depan toilet. Jadi tidak perlu beli minum di dalam yang harganya selangit.
  • Sentosa Island: Kalau main ke pantai Siloso atau Palawan, cari bangunan toilet dan kamar bilas (Shower Room). Di bagian luarnya pasti ada dispenser air dingin gratis. Di stasiun monorel seperti Beach Station dan Imbiah Station juga tersedia.
  • Singapore Zoo / River Wonders: Di setiap halte trem dan dekat toilet pasti ada dispenser air gratis. Mereka sangat mendukung gerakan go green mengurangi sampah botol plastik.

Orchard Road & Mall (Trik Rahasia)

Di dalam mall elit seperti ION, Paragon, atau Takashimaya, jarang ada water fountain di lorong karena alasan estetika. Tapi kata teman saya yang cewe bilang ada triknya: Cari “Nursing Room” (Ruang Menyusui) atau “Pantry”.

Biasanya di lantai yang ada Nursing Room, disediakan dispenser air panas/dingin (merk Wells, Cuckoo, atau sejenisnya) untuk keperluan ibu menyusui membuat susu. (Catatan Penting: Gunakan fasilitas ini dengan sangat sopan. Kalau ada ibu menyusui yang mau pakai, wajib dahulukan mereka. Isi botol dengan cepat, jangan sampai tumpah atau bikin becek, dan segera keluar).

Jenis-Jenis Mesin Air Minum (Jangan Bingung!)

air minum gratis di Singapura

Kadang ada kejadian lucu di mana turis Indonesia berdiri lama di depan mesin air minum tapi airnya tidak keluar. Usut punya usut, salah cara pakainya. Ada 3 jenis mesin air minum gratis di Singapura yang umum ditemukan:

  1. Tipe Pedal Kaki: Ini paling sering ada di taman atau tempat umum lama. Perhatikan di bagian bawah mesin, ada pedal besi. Injak pedal itu, maka air akan memancar ke atas.
  2. Tipe Sensor: Ini yang modern, biasanya ada di bandara. Cukup dekatkan botol atau tangan ke sensor hitam, air akan keluar otomatis.
  3. Tipe Tombol Tekan: Ada tombol fisik di bagian atas atau samping keran yang harus ditahan agar air mengalir.
Baca Juga :  Pengalaman Jaga Kesehatan Mental Dengan Traveloka PayLater

Jadi kalau air tidak keluar, coba cek ke bawah, siapa tahu ada pedal yang harus diinjak!

Senjata Wajib: Aplikasi Pencari Air

air minum gratis di singapura menggunakan ThirstyGo

Sekarang ini, ada satu aplikasi wajib buat budget traveler di Singapura. Namanya ThirstyGo atau bisa juga menggunakan aplikasi peta sejenis (karena ThirstyGo hanya tersedia di IOS dan web only).

Aplikasi ini isinya peta lokasi ribuan water cooler dan water dispenser di seluruh Singapura.

  • Fiturnya canggih karena bisa memberi tahu mana air yang dingin, mana yang suhu ruangan, bahkan mana yang ada air panasnya.
  • Bisa dipakai untuk mencari titik terdekat dari lokasi kamu berdiri menggunakan GPS.
screenshot aplikasi air minum gratis di singapura ThirstyGo

Daripada bingung cari-cari sampai dehidrasi di tengah jalan, tinggal buka aplikasi ini dan jalan ke titik terdekat.

Rekomendasi Botol Minum (Tumbler)

Membawa botol minum yang salah bisa bikin liburan jadi ribet. Hindari membawa botol kaca yang berat atau botol yang mulutnya terlalu sempit.

Saran saya, bawalah botol dengan kriteria berikut:

  • Bahan Ringan: Pilih plastik (BPA Free) atau stainless steel ringan. Jangan kaca karena berat di tas. Saya sendiri memilih botol air minum lipat dengan bahan silikon BPA Free.
  • Mulut Lebar: Ini penting agar mudah saat mengisi ulang di mesin sensor atau keran yang pancurannya besar. Botol mulut lebar juga gampang dicuci.
  • Ukuran: Idealnya bawa ukuran 600ml sampai 800ml. Kalau 1 liter terlalu berat, kalau 300ml terlalu cepat habis.

Kesimpulan

Ke negeri Singa tanpa bawa botol minum (Tumbler) adalah kesalahan fatal bagi dompet kamu. Harga botol minum kosong paling cuma 50 ribu rupiah, tapi benda kecil ini bisa menghemat pengeluaran kamu sampai 500 ribu rupiah selama liburan.

Jadi, sebelum berangkat ke bandara, pastikan botol minum kosong sudah masuk ke tas kabin kamu agar nantinya bisa menikmati air minum gratis di Singapura. Ingat prosedur di imigrasi: kosongkan isinya saat lewat pemeriksaan x-ray, lalu isi lagi sampai penuh di ruang tunggu keberangkatan.

Selamat liburan hemat dan tetap terhidrasi!

Content Protection by DMCA.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *